Minggu, 25 April 2010

Nong poy Treechada Marnyaporn

Poy, thai, mengubah jenis kelamin pada usia 17, menikmati reputasi yang tinggi di Thailand sejak memenangkan Miss Tiffany Competition (semacam kontes kecantikan tranny). Dalam salah satu wawancara, dia menceritakan kisahnya setelah berhubungan seks perubahan operasi. Dia memenangkan mahkota kontes kecantikan Miss Tiffany pada usia 19.

Selama talkshow, dia mengatakan bahwa ketika dia masih kecil, dia dulu berpikir menjadi seorang gadis, tetapi infront orang tuanya, ia harus berpura-pura sebagai seorang pria. Dia merasa jijik organ laki-lakinya '', jadi pada usia 17, ia pergi untuk operasi perubahan jenis kelamin dan sejak itu, dia merasa seolah-olah dia baru lahir.

Pada awalnya, dia takut operasi, tetapi setelah melalui banyak konseling dokter dan mencari info terkait melalui operasi itu, akhirnya ia memutuskan untuk maju dengan dia operasi. Selama operasi, proses ini sangat menyakitkan. Tapi begitu dia berpikir untuk menjadi seorang perempuan, itu bernilai rasa sakit setiap ia menderita.

Baru-baru ini, Poy adalah promoitng beberapa produk pelangsing dan telah mengambil beberapa photoshots seksi di Thailand. Reputasinya terus berkembang saat ia telah menjadi topik hangat di internet antara orang-orang Asia Tenggara.
Poy, a thai, changing sex at the age of 17, enjoyed high reputation in Thailand since winning Miss Tiffany Competition (some sort of tranny beauty contest). During one of her interview, she tell her story after having sex changing operation. She won the crown of Miss Tiffany beauty contest at the age of 19.

During a talkshow, she said that when she was small, she used to think of becoming a girl, but infront of her parents, she has to pretend as a man. She felt disgusted of her 'male organ', so at the age of 17, she went for the sex change surgery and since that, she felt as if she is a new born.

At the beginning, she is afraid of the operation, but after going through a lot of doctor's counseling and searching through info related to the operation, finally she decided to go ahead witht he operation. During the operation, the process is extremely painful. But as soon as she thinks of becoming a female, it worth every pain she suffered.

Recently, Poy is promoitng some slimming products and has taken some sexy photoshots in Thailand. Her reputation keeps on growing as she has been a hot topics on the internet among those South East Asians.

Real Name: Treechada Marnyaporn
Nickname: Poy
Height: 171 cm
Weight: 48 kg
Measurement: 33C 24 36
Occupation: Actress, Singer, Model
Awards received:
Miss Tiffany 2004
Miss International Queen 2004

ni foto- fotonya gan






pasti jatuh cinta deh kamu, dan kamu pasti berkata..'''aku mau jadi suaminya'''' wkwkwkwkwkw
wajar wjarr

Sabtu, 24 April 2010

Tulamben kubu karangasem BALI. mengenal lebih jauh

Tulamben adalah surganya diver dan tempatnya pemandangan bawah laut yang indah

Tulamben merupakan salah satu obyek wisata yang menjadikan Bali terkenal dengan wisata bawah lautnya. Tulamben adalah tempat menyelam yang terkenal karena selain pemandangan bawah laut seperti karang dan ikan, juga terdapat bangkai kapal yang tenggelam (wreck point). Tulamben adalah obyek wisata yang berada di desa Tulamben, termasuk kecamatan Kubu, kabupaten Karangasem dan berjarak sekitar 200 km ke arah timur laut dari Denpasar atau berjarak kira-kira 60 km dari Amlapura, ibukota kabupaten Karangasem. Pada bagian sebelah timur Tulamben adalah selat Lombok yang dijadikan tempat menyelam dan di bagian barat terdapat gunung Agung.

Untuk melakukan kegiatan menyelam (diving) dibutuhkan stamina atau fisik yang baik dan dianjurkan antara jam 07.30 hingga jam 10.00. Hal ini akan mempengaruhi jarak pandang (visibility) untuk menyelam di Tulamben yang berkisar antara 25 sampai 30 meter. Bila melewati jam tersebut maka jarak pandangnya hanya maksimal 10 meter. Untuk berwisata dan melakukan kegiatan menyelam di Tulamben, sebaiknya menginap semalam di kawasan ini sehingga pada pagi harinya sudah siap untuk menyelam dengan kondisi badan yang segar dan baik. Semua kegiatan penyelaman di Tulamben bermula di Puri Mada (entry point) karena ombak di lokasi ini sangat kecil dan juga berada dekat dengan keberadaan bangkai kapal (wreck point) yang hanya berjarak sekitar 15 meter. Keberadaan bangkai kapal tersebut menjadikan ikon wisata bawah laut di Tulamben. Menurut catatan sejarah, bangkai kapal itu adalah kapal Liberty milik Amerika yang ditorpedo oleh pasukan Jepang ketika Perang Dunia II. Pada saat itu kapal tersebut sedang mengangkut bahan-bahan makanan dari Singaraja menuju Denpasar. Kapal ini tenggelam pada bulan Januari 1942 dan panjangnya 120 meter yang membujur di dasar laut serta sudah dipenuhi oleh tumbuh-tumbuhan laut. Selain melihat bangkai kapal tersebut, juga dapat menyaksikan beraneka ragam ikan laut seperti ikan jack fish, neon, mola-mola, roditence, stringray, gorgonian, sea fans, dan ikan yang berukuran 2 meter, seperti napoleon (cheilinus undulatus). Pemandangan lain setelah wreck point adalah drop off point yang jaraknya hanya 10 meter dari garis pantai atau dari bangkai kapal berjarak sekitar 20 meter. Pada poin ini terdapat pemandangan dasar laut yang bentuknya seperti tebing, curam dengan kedalaman sekitar 70 meter dan pada dinding tebingnya terdapat berbagai bentuk terumbu karang dan beberapa semak laut.

Tulamben merupakan tempat wisata menyelam yang kegiatannya baru dimulai sekitar tahun 1994 dan kawasan ini juga memiliki beberapa resort maupun hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang murah hingga eksklusif. Pada umumnya wisatawan yang berkunjung di Tulamben adalah wisatawan yang akan melakukan diving dan sisanya adalah wisatawan yang akan melakukan trekking ke gunung Agung. dikutif dari web wisatadewata

Tulamben menjadi salah sati favorit para penyelam tidak hanya bule/mancanegara tapi juga dlm nengeri dan banyak juga artis yang gk mau kalah menyelam di tulamben ini, seperti nadine chandrawinata, vj daniel, ari wibowo, dan banyak yang lainya pula,
ni foto-fotonya



Nama hotel dan alamat web di tulamben karangasem, kubu

TULAMBEN HOLIDAY
ini sekdar yang saya tau nama hotel dan alamat web, hotel d tulamben ini kayaknya semua sudah plus diving klo pingin diving, cobalah diving karna keren abis pemandanganya di tulamben,, apalagi kapal yang tenggelam, konon itu kapal dari jaman belanda lho,, itu kapal karam di sana gara gara mencuri gong ( sebuah alat musik tradisional bali) dan pada saat kapalnya mau melarikan diri gong itu bunyi trus kapalnya pecah, tapi konon katanya, ni gan info lebih jelasnya klik disini
ni daftar hotelya + alamat web. cekidot gan
1. Tauch Terminal Resort Tulamben Bali KLID D SINI ALAMAT WEB
2. Tulamben Wreck Divers Dive Bali KLID D SINI ALAMAT WEB
3. matahari tulamben resort bali KLID D SINI ALAMAT WEB
4. joe's diving BAli KLID D SINI ALAMAT WEB
6. paradise tulamben web
5. Puri Madha Bungalows

dan bayak lagi hotel yang lain, yang gak bisa saya sebutkan satu satu, takut salah sebut nama ntr di sue lagi.
dan selain hotel bayak juga restaurant yang bagus bagus dan enak enak, mapir aja gan ke tulamben kubu, keb. karangasem, dijmin gk bakalan kecewa dan nyesel.
semoga ini bisa membantu,, moohon maaf klo salah sebut nama hotelya,

honda CR-Z diubah sedikit oleh spoon jadi keren (spoon CR-Z)

Honda meluncurkan mobil hibrida baru bergaya sporty, CR-Z, Kamis 25 Februari 2010. Perusahaan otomotif terbaik kedua di Jepang itu juga berjanji akan terus mementingkan kualitas produk di tengah kemelut yang sedang dihadapi saingan utamanya, Toyota.


Sekarang tambah keren aja setelah di tambah dengan spare part tambahan dari Mugen, dan tambahan lainnya, modifikator Trifecta telah merilis "Spoon Honda CR-Z".
Beberapa perubahan yang terlihat dalam gambar: Velg, Caliper, Shock breaker, ECU dan Knalpot.









Jumat, 23 April 2010

lagu rnb keren banget

ni gw sekedar sharing lagu rnb yang gw suka... mudah mudahan selera kita sama ya

1. david guetta & akon - party animal untuk dwoload klik di sini

2. Timbaland Feat Justin Timberlake - Carry Out (Luffy Luf Dance At Night Mix)link; dwonload

3. Ne-Yo - Empty Frames New Single 2009 link; dwonload

4. Kesha - Tik Tok (Emb Extended Remix)link; download
5. Jay Sean Ft Lil Jon & Sean Paul - Do You Remember [ Dj Elvin Remix) ni lagu 2010 yang pertama gw denger keren amet,, coba deh link; dwonload
6. DavidGuettaAkon-SexyChick

7. Wyclef Jean ft Akon, Lil' Wayne & Nia - Sweetest Girl (Dollar Bill)link; dwonload

INI lagu RNB yang keren th 2010, mat dwoload ya mga seneng,, di jamin asik banget n enak di denger.

Rabu, 21 April 2010

kubu karangasem, along n deo, luh kerty, n wayan setat dll


lagi ngumpul ngumpul ma keluarga di rumah bli wayan setat.. anak lucu main main tarik tali,,

Mewujudkan Netralitas Pegawai Negeri Sipil Dalam Era Otonomi Daerah - Oleh Prijono Tjiptoherijanto

Pendahuluan

Reformasi di bidang kepegawaian yang merupakan konsekuensi dari perubahan di bidang politik, ekonomi dan sosial yang begitu cepat terjadi sejak paruh pertama tahun 1998 ditandai dengan berlakunya Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-pokok Kepegawaian. Peraturan perundang-undangan yang merupakan perubahan dan penyempurnaan dari Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 dengan pokok bahasan yang sama tersebut, kemudian diikuti dengan berbagai peraturan pelaksanaannya, baik yang berupa Peraturan Pemerintah (PP) maupun Keputusan Presiden (Keppres), untuk menjamin terlaksananya Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 ini secara baik dan terarah.

Pada dasarnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) di negara manapun mempunyai tiga peran yang serupa. Pertama, sebagai pelaksana peraturan dan perundangan yang telah ditetapkan pemerintah. Untuk mengemban tugas ini, netralitas PNS sangat diperlukan. Kedua, melakukan fungsi manajemen pelayanan publik. Ukuran yang dipakai untuk mengevaluasi peran ini adalah seberapa jauh masyarakat puas atas pelayanan yang diberikan PNS. Apabila tujuan utama otonomi daerah adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga desentralisasi dan otonomi terpusat pada pemerintah kabupaten dan pemerintah kota, maka PNS pada daerah-daerah tersebut mengerti benar keinginan dan harapan masyarakat setempat. Ketiga, PNS harus mampu mengelola pemerintahan. Artinya pelayanan pada pemerintah merupakan fungsi utama PNS. Setiap kebijakan yang diambil pemerintah harus dapat dimengerti dan dipahami oleh setiap PNS sehingga dapat dilaksanakan dan disosialisasikan sesuai dengan tujuan kebijakan tersebut. Dalam hubungan ini maka manajemen dan administrasi PNS harus dilakukan secara terpusat, meskipun fungsi-fungsi pemerintahan lain telah diserahkan kepada pemerintah kota dan pemerintah kabupaten dalam rangka otonomi daerah yang diberlakukan saat ini.
Prasyarat Netralitas

Untuk mewujudkan ketiga peran tersebut diharapakan dalam manajemen sistem kepegawaian perlu selalu ada:

1. Stabilitas, yang menjamin agar setiap PNS tidak perlu kuatir akan masa depannya serta ketenangan dalam mengejar karier.
2. Balas jasa yang sesuai untuk menjamin kesejahteraan PNS beserta keluarganya. Sehingga keinginan untuk melakukan korupsi, baik korupsi jabatan maupun korupsi harta, menjadi berkurang, kalau tidak mungkin dihapuskan sama sekali dan
3. Promosi dan mutasi yang sistematis dan transparan, sehingga setiap PNS dapat memperkirakan kariernya dimasa depan serta bisa mengukur kemampuan pribadi.



Ketiga prasyarat ini akan menumbuhkan keyakinan dalam diri setiap PNS, apabila mereka menerima sesuatu jabatan harus siap pula untuk melepas jabatan yang didudukinya itu pada suatu waktu tertentu. Bahkan kehilangan jabatan tersebut tidak perlu dikuatirkan. Apabila sistem penggajian sudah ditata rapih, setiap PNS tidak perlu mengejar jabatan hanya sekedar untuk mempertahankan kesejahteraan hidup bersama keluarganya. Selain itu, sistem kepegawaian yang memenuhi ketiga kreteria tersebut akan menjaga integritas dan kepribadian setiap PNS yang memang sangat diperlukan untuk mewujudkan peran sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara seperti diamanatkan dalam Undang-undang No. 43 Tahun 1999.
Masalah Otonomi

Dalam perkembangan keadaan saat ini, diperkirakan akan timbul berbagai masalah yang menyangkut kepegawaian sebagai dampak berlakunya otonomi daerah. Dari berbagai permasalahan yang ada, akan menonjol berbagai persoalan utama yang meliputi:

1. Dengan adanya desentralisasi kewenangan yang diberikan kepada daerah, ada kemungkinan jumlah dan struktur PNS di daerah menjadi tidak terkendali. Apalagi bila dalam pengangkatan pegawai baru dan promosi serta mutasi tidak mengikuti prinsip “merit sistem” tetapi lebih pada “marriage sistem (sistem kekeluargaan)” yang dianut oleh pemerintah pusat selama ini. Karena sulit meninggalkan paradigma lama yang telah berakar selama 33 tahun itu, kewenangan yang besar kepada daerah tersebut dimungkinkan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2000 yang memungkinkan Gubernur, Bupati dan Walikota mengangkat dan memberhentikan PNS di daerahnya mulai dari pangkat I/a sampai dengan golongan IV/e, Pembina Utama. Suatu kewenangan yang sebelum terbit Peraturan Pemerintah ini, hanya dimiliki oleh Presiden dan dilakukan secara terpusat.
2. Kualitas PNS daerah akan sangat bervariasi antara daerah yang satu dengan daerah lainnya. Akibat dari kewenangan dalam butir (a) tersebut. Apalagi kalau mobilitas PNS antar daerah terhambat sebagai akibat dari “Daerah sentrisme”. Tanpa kualitas memadai serta mobilitas yang tidak dimungkinkan ini, maka pembinaan karier PNS yang selama ini telah terjaga dan terjamin baik, kemungkinan besar akan terkorbankan. Apalagi dengan pemerintahan koalisi yang multi partai, pemimpin pemerintahan di daerah tidak akan terlepas dari “sindrom” kepartaian.
3. Dalam waktu lima tahun kedepan, manajemen kepegawaian di daerah masih perlu banyak pembenahan. Namun sebagai akibat dari butir (b) tersebut kapasitas kelembagaan daerah untuk menyelenggarakan manajemen kepegawaian ini masih menjadi pertanyaan besar. Karena manajemen kepegawaian yang baik harus dilaksanakan oleh suatu badan yang netral, tidak terimbas pengaruh politik dan tunduk pada salah satu kekuatan politik. Ditambah dengan daya serap daerah yang masih sangat terbatas, kerancuan dan kekacauan manajemen kepegawaian diperkirakan menimbulkan masalah sisi lain dari otonomi dan desentralisasi, apabila manajemen dan administrasi kepegawaian tidak dikembalikan terpusat. Paling tidak untuk lima tahun kedepan.

Langkah Kebijakan

Untuk mengurangi beban persoalan di bidang kepegawaian yang timbul sebagai akibat dari pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi secara nyata dan luas tersebut, beberapa langkah kebijakan masih mungkin diusulkan dalam waktu dekat.

Pertama, penetapan formasi PNS oleh pemerintah pusat berdasarkan standar analisis kebutuhan pegawai sesuai beban kerja dan lingkup kerja yang dilakukan. Penetapan formasi ini diikuti pula dengan penerapan standar dan prosedur pengangkatan dalam jabatan yang berlaku umum secara nasional. Upaya ini dimaksudkan untuk menghindarka kesenjangan dikalangan PNS di daerah baik dari segi jumlah, kualitas, kepangkatan maupun jabatan yang dipangkunya.

Kedua, sistem evaluasi kinerja PNS yang didasarkan atas standar prestasi kerja dan kompetensi jabatan. Upaya ini dimungkinkan bila terdapat sistem dan program seleksi Calon PNS (CPNS) yang seragam dan mengacu pada “merit sistem”. Untuk itu perlu digunakan alat bantu komputer (Computer Assisted Test) sehingga obyektifitas dalam penerimaan CPNS dapat dipertahankan. Terutama untuk seleksi CPNS yang berpendidikan Sarjana dan Pascasarjana serta profesional.

Ketiga, pengembangan secara bertahap kemampuan kelembagaan yang menangani kepegawaian di daerah dalam jangka waktu lima tahun dimulai saat awal pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi. Sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 159 Tahun 2000, lembaga ini dinamakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang mempunyai hubungan fungsional dan profesional baik langsung dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang ada di pusat, maupun dengan kantor-kantor regional BKN yang tersebar pada delapan wilayah kerja dewasa ini.

Kebijakan pengembangan sumber daya aparatur negara sangat diperlukan bukan saja untuk menghadapi berbagai perubahan strategik ditingkat nasional dan internasional, tetapi terlebih lagi untuk mengisi pelaksanaan otonomi daerah. Pada dasarnya langkah kebijakan tersebut berintikan pada pembangunan SDM aparatur negara yang professional, netral dari pengaruh kekuatan politik, berwawasan global, bermoral tinggi, serta mempunyai kemampuan berperan sebagai perekat kesatuan dan persatuan bangasa serta Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penutup

Dalam masa mendatang manajemen kepegawaian akan dihadapkan pada berbagai tantangan yang tidak ringan. Pertama, sejauh mana sistem kepegawaian mampu bertahan dari tekanan politik. Dalam sistem multipartai yang meyebabkan pemimpin institusi pemerintah, baik di pusat maupun di daerah, berasal dari partai-partai politik, mampukah PNS bersikap netral? Artinya jenjang karier dari PNS telah tersusun rapih, sehingga tidak ada jabatan karier yang akan diisi oleh personil dari suatu partai atau golongan tertentu saja. Kedua, sejauh mana sistem kepegawaian mampu menterjemahkan setiap peraturan perundangan yang dikeluarkan pemerintah tanpa meninggalkan azas netralitas dan peran sebagai perekat kesatuan dan persatuan. Dalam hal ini, profesionalitas dan integritas dalam diri setiap PNS dipertaruhkan. Untuk itu perlu dijaga tingkat kesejahteraan dan stabilitas dari PNS beserta keluarganya. Ketiga, sejauh mana “budaya kepegawaian” dapat ditumbuhkan. Artinya ada rasa kebanggaan menjadi PNS. Ini sangat berhubungan dengan tantangan pertama dan kedua. Sampai dimana netralitas dan profesionalitas PNS masih dapat diharapakan. Justru untuk mempertahankan kedua sifat tersebut, pengaturan kepegawaian yang terpusat masih diperlukan. Keempat, sejauh mana manajemen kepegawaian mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi. Dalam era “pemerintahan elektronik (E-Government)” setiap PNS dituntut untuk tidak “buta huruf” akan teknologi informasi (IT). Artinya pemakaian komputer serta media elektronik lain harus sudah dikuasai oleh setiap PNS.

Upaya untuk melaksanakan semua peraturan perundangan di bidang kepegawaian tidak selamanya berjalan baik. Salah satu penyebabnya adalah pemahaman yang sering berbeda atas suatu peraturan perundangan yang sama. Penjelasan yang selalu diberikan untuk setiap peraturan perundangan yang diterbitkan agaknya belum mencukupi untuk memahami secara benar makna dan intisari dari suatu peraturan perundangan tersebut. Apalagi sejak bergantinya pimpinan pemerintahan pada triwulan pertama tahun 1998, kebiasaan membuat naskah akademik yang komprehensif dan terarah sebelum suatu rancangan peraturan perundangan dibicarakan, mulai diabaikan. Keinginan untuk mengejar jumlah kuantitatif ternyata mampu mengalahkan kualitas isi peraturan perundangan itu sendiri. Konsistensi kurang dijaga, kecermatan diabaikan, semata-mata untuk mengejar target kuantitatif. Undang-undang dan Peraturan Pemerintah bergegas diterbitkan, susul menyusul tanpa mengindahkan perbenturan dan bahkan adanya perbedaan substansial diantara berbagai peraturan perundangan tersebut. Keputusan Presiden segera dikeluarkan dan kalau perlu diganti seminggu kemudian. Tertib administrasi tidak lagi menjadi patokan. Kerancuan pelaksanaan peraturan perundangan dianggap sebagai “gonggongan anjing” belaka. Kenyataan tersebut yang perlu mendapat perhatian dan perbaikan pada waktu terdekat.

Daftar Pustaka
Prijono Tjiptoherijanto *1)

Suwandi, Made, 2001, Agenda Kebijakan Reformasi Pemerintahan Daerah, Sebagai Tindak Lanjut Undang-undang Nomor 22 dan Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999, Jakarta (hand aut)

Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah.

Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah.

Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-pokok Kepegawaian.

i komang torym

kehidupan adalah cinta. cinta akan timbul apabila kita mngenal kehidupan, tahu arti kehidupan yang sesungguhnya.